Menjawab Teror Jakarta dan Tudingan Rekayasa

Teror Jakarta dan Tudingan Rekayasa Tulisan ini berupaya menjawab secara ringkas tudingan rekayasa dari peristiwa teror yang terjadi di jala...





Teror Jakarta dan Tudingan Rekayasa

Tulisan ini berupaya menjawab secara ringkas tudingan rekayasa dari peristiwa teror yang terjadi di jalan Thamrin Jakarta pada Sabtu, 16/1/2016 .

Pertama, tentang ISIS dan Bahrun Naim sebagai pihak yang diduga bertanggungjawab dalam teror itu. Perlu diketahui, penanganan terorisme menggunakan dua cara. Yakni olah TKP dan analisa data intelijen yang sudah dimiliki sebelumnya.

Cara pertama dan selalu digunakan adalah metode yang disebut dengan crime scene investigation. Ini identifikasi berdasarkan pelaku (atau diduga pelaku) yang tewas, bahan-bahan bom, senjata, dan benda lain yang ditemukan di lapangan.

Perlu diingat, semua pelaku wajahnya masih bisa dikenali. Bahkan, foto pelaku saat masih hidup langsung tersebar ke dunia maya hanya beberapa jam setelah serangan.

Dari foto itu, penyidik anti teror bisa mencocokkan dengan database yang sudah dimiliki. Jika ada kemiripan, lantas dikonfirmasikan ke rekan-rekan mereka yang sudah ditangkap sebelumnya, atau dikonfirmasikan ke sesama napi, jika foto itu diduga residivis.

Itulah kenapa Afif alias Sunakim, penyerang dengan pistol dari kerumunan langsung bisa diketahui namanya. Lantas, bisa dilacak apa afiliasi Afif selama di penjara dan di mana alamat terakhirnya selepas keluar dari penjara, apa nomer ponsel yang digunakan, dan siapa saja yang berinteraksi dengannya.  

Karena itulah, para pelaku itu diduga mengenakan sabuk yang disebut sabuk isytihadah atau sabuk bom bunuh diri. Fungsinya untuk menghancurkan diri sendiri se hancur-hancurnya agar jaringan tidak bisa dikenali. Namun, rencana mereka gagal. Sabuk meledak tak maksimal dan wajah mereka masih utuh.

Data TKP itu lalu dipadukan dengan data intelijen yang sudah ada sebelumnya. Jangan lupa, pada 23 Desember 2015 atau sekitar tiga minggu sebelum peristiwa teror Thamrin, Densus 88 sudah menangkap Arif Hidayatulloh alias Abu Mush'ab, terduga teroris yang ditangkap di sekitar Taman Harapan Baru, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Dari penangkapan Arif, dikembangkan dan ditangkap jaringannya di Tasikmalaya dan Bandung, bahkan seorang warga Uighur juga ikut terciduk. Mereka sudah mengakui di depan penyidik bahwa didanai dan digerakkan oleh Bahrun Naim, seorang mantan napi yang sekarang diketahui bergabung dengan ISIS dan tinggal di Raqqa, Suriah.

Jadi jelas alasannya, mengapa Kapolda Metro Jaya berani menyampaikan kepada pers di Istana Negara soal ISIS dan Bahrun Naim karena didukung fakta dan data.

Kedua, soal tudingan bahan bom yang ecek-ecek dan pelaku yang amatiran. Soal bahan peledak, pemerintahan era Jokowi memang melakukan pengawasan lebih ketat terhadap bahan-bahan peledak. Itu yang membuat kelompok ini memodifikasi bahannya dengan memakai pupuk urea.

Rangkaiannya pun sederhana dan mempunyai efek mematikan karena dicampur dengan ratusan paku dan gotri. Pistol yang digunakan Afif juga sisa-sisa konflik Mindanao, yang kemungkinan besar masuk ke Indonesia melalui jalur laut dan berpindah ke Mujahidin Poso, lantas secara berantai bisa sampai pada Sunakim.

Mengapa Afif tidak berhasil menembak lebih banyak korban? Jawabnya murni karena dia memang bukan kombatan. Afif adalah pemuda biasa yang bergabung dengan pengajian Amman Abdurahman 2008, dan berlatih ala militer selama 2 bulan di Gunung Jalin Jantho Aceh pada 2010.

Dia hanya berlatih sesaat sebelum seluruh kelompok itu ditangkapi oleh polisi termasuk Afif. Dia lantas ditahan di LP Cipinang, terus mengkaji ideologi Amman (yang sekarang figur ideologi paling penting pro-ISIS di Indonesia) dan patuh pada kelompok napi Cipinang yang pro-ISIS.

Lihat saja dari foto yang beredar di media. Afif mengokang pistol dengan tangan kanan. Padahal bukan kidal, jarinya pun masuk pelatuk (sebuah hal tabu bagi penembak profesional) dan tangan kiri menahan blowback yang mengakibatkan tangan justru bergoyang (shaking).

Jika Afif adalah penembak terlatih, bisa dibayangkan berapa belas korban nyawa yang bisa melayang dalam kerumunan itu.

Pertanyaan ketiga, kenapa pemerintah bergerak begitu cepat? Silakan buka dokumentasi google. Jauh hari sebelum Natal, Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan sudah menyampaikan peringatan ada kemungkinan aksi teror mirip Prancis di Jakarta.

Kondisi ibukota juga langsung ditingkatkan siaga 1 dan dibentuk satu tim khusus untuk menjaga ring 1. AKBP Untung Sangaji, polisi heroik berbaju putih, adalah bagian dari tim yang siaga 24 jam di kawasan Bundaran HI hingga Istana.

Jadi, pemerintahan Jokowi bagi haters memang serba salah. Cepat bereaksi dianggap rekayasa, namun jika lambat bertele-tele dianggap tidak profesional dan tidak ada beda dengan pemerintahan sebelumnya.[liputan6]

Tag: #Teror Rekayasa
loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Menjawab Teror Jakarta dan Tudingan Rekayasa
Menjawab Teror Jakarta dan Tudingan Rekayasa
https://daruratwahabi.com/wp-content/uploads/2016/01/Rks.jpg
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/01/menjawab-teror-jakarta-dan-tudingan.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/01/menjawab-teror-jakarta-dan-tudingan.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy