Wahabi, Buka Dulu Topengmu!

Kamis, 14 Januari 2016, teror bom dan baku tembak senjata api telah mengguncangkan kawasan perbelanjaan Sarinah, Jl. MH. Thamrin Jakarta. Ak...

Kamis, 14 Januari 2016, teror bom dan baku tembak senjata api telah mengguncangkan kawasan perbelanjaan Sarinah, Jl. MH. Thamrin Jakarta. Akibatnya 7 orang tewas, 5 diantaranya merupakan terduga teroris. Kendati demikian, Indonesia tetap tidak takut terhadap berbagai aksi teror dan akan terus bersatu untuk melawannya.


Hasil penyelidikan sementara Polri mengarah kepada kelompok Bahrun Naim sebagai pelaku teror. Diduga kuat kelompok teroris yang sebelumnya tidak dikenal ini berafiliasi dengan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) atau setidaknya simpatisan ISIS. Ada tengara aksi teror ini terjadi terkait dengan perebutan pucuk pimpinan ISIS di kawasan Asia Tenggara.


Selama ini ISIS memang sering berkoar-koar untuk menyerang Indonesia. Dalam beberapa video yang diunggah di Youtube, mereka mengancam TNI dan Kepolisian RI. Dan kemarin, komplotan teroris yang sudah bertahun-tahun merongrong dan mengacaukan pemerintah Suriah dan Irak itu telah 'membuktikan' ancamannya.


Para peminat dan pemerhati konstelasi politik Timur Tengah pasti tidak asing dengan nama ISIS, sebuah komplotan teroris berkedok Islam yang dipimpin Abu Bakar Al Baghdadi. Mereka berbasis di Suriah dan Irak. Dengan dukungan politik, finansial, logistik dan persenjataan dari Saudi Arabia, Qatar, Turki, Amerika, Israel, Inggris dan Perancis, selama ini ISIS dan para pemberontak teroris yang lain merasa telah 'berjihad' untuk menumbangkan pemerintah Suriah dibawah pimpinan Presiden Bashar Al Assad yang mereka tuding sebagai 'kafir'.


Untuk menunjukkan 'cita rasa Islam' kepada publik dunia sekaligus untuk meraih simpati kaum puritan Islam, mereka mengklaim telah menjalankan sebuah 'khilafah Islam' disana. Kendati sama-sama memberontak kepada Presiden Al Assad, namun karena perbedaan pemahaman agama dan dorongan kepentingan masing-masing kelompok, klaim khilafah ISIS tidak serta merta diakui oleh kelompok pemberontak teroris yang lain. Akibatnya terjadi perseteruan dan persaingan di antara mereka sendiri yang tak jarang memakan korban jiwa yang tidak sedikit.


Dalam petualangan terorisme berdarah di kedua negara itu, ISIS -- juga kelompok teroris yang lain di Suriah seperti Free Syrian Army, Jabhat Al Nusra, Ahrar Al Sham, Jeizh Al Islam dan sebagainya -- tak segan-segan menunjukkan kebrutalan dan kekejaman mereka terhadap pihak-pihak lain yang mereka anggap musuh. Mereka mengeksekusi korbannya dengan cara-cara barbar untuk menumbuhkan rasa takut di hati lawan. Dari dipenggal, disembelih, dibakar hidup-hidup, dibom, dijatuhkan dari gedung yang tinggi hingga memakan jantung korban ala Hindun istri Abu Sufyan pada perang Uhud.


Selain itu mereka juga memperlakukan jenazah musuh dengan cara-cara yang dilarang Nabi. Bahkan dengan keji, mereka telah membongkar makam sahabat Nabi yang mulia Hujr bin Adi di Damaskus dan membawa jenazahnya entah kemana. Ironisnya mereka melakukan tindakan-tindakan biadab seperti itu dengan mengatasnamakan Islam sembari berteriak, "Allahu Akbar!". Apa yang mereka lakukan jelas amat menodai citra sejati Islam yang sangat welas asih.


Lantas, ideologi apa yang membuat para teroris itu berperilaku sedemikian barbar yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan spirit kemanusiaan? Sama dengan kelompok teroris yang lain seperti Al Qaida atau Boko Haram, ideologi ISIS dan para teroris pemberontak Suriah adalah Wahabi Ekstrim. Sebuah ideologi barbar racikan Ibnu Taimiyyah di abad 14 silam. Ideologi ini tidak mendapat sambutan dari umat Islam ketika itu sehingga terkubur dalam debu sejarah. Namun 4 abad kemudian, ideologi yang kental dengan semangat takfiri dan intoleran itu dihidupkan kembali oleh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung penuh oleh Dinasti Al Saud di jazirah Arab. Baca Juga: "Salafi"; Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi


Ciri utama ideologi Wahabi adalah puritan dan sangat kaku. Berbeda dengan pemahaman Islam Sunni atau Islam Syiah, kaum Wahabi -- mereka menamakan diri dengan Salafi, tidak mau disebut sebagai Wahabi -- membagi tauhid menjadi 3, yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah dan tauhid asma wa sifat. Dengan dasar tauhid nyeleneh ini, kaum Wahabi/Salafi kemudian menuding umat Islam lain melakukan perbuatan-perbuatan bid'ah, dan akhirnya memvonisnya sebagai sesat dan kafir.


KH Said Aqil Siraj, Ketua Umum PBNU pernah mengatakan bahwa kaum Wahabi/Salafi sangat rentan dan berpotensi besar menjadi teroris. Tinggal ada 'keberanian' dan kesempatan. Atau dengan kata lain, kaum Wahabi/Salafi sangat berpeluang besar menjadi Wahabi/Salafi Ekstrim bila ada kondisi yang memungkinkan dan mendorong ke arah itu. Bila ini terjadi, mereka layak menyandang gelar teroris. Baca Juga: Kekerasan dan Terorisme, Produk Pemikiran Wahabi Saudi


Di Suriah, dengan menuding Presiden Bashar Al Assad sebagai seorang Muslim Syiah -- padahal seorang Alawi -- kaum Wahabi/Salafi Ekstrim dari berbagai penjuru dunia berdatangan ke sana untuk memeranginya karena menurut mereka Syiah adalah kafir.


Di semenanjung Sinai Mesir, ISIS meledakkan pesawat sipil Rusia karena Presiden Vladimir Putin membantu Presiden Bashar Al Assad untuk menumpas para pemberontak teroris di Suriah. Di Perancis, ISIS meneror warga Paris yang menewaskan lebih dari seratus orang. Di Turki, ISIS menyerang sebuah kawasan wisata di Istanbul yang menewaskan puluhan orang.


Padahal kita tahu bahwa Perancis dan Turki adalah pendukung pemberontak teroris di Suriah. Kata seorang facebooker yang juga kompasianer, itulah akibatnya kalau beternak teroris. Teroris itu seperti anjing gila, mereka tidak bisa membedakan mana lawan dan mana tuan.


Sedangkan di Jakarta, ISIS juga menyerang kita, apa salah kita? Bukankah kita tidak beternak teroris di Suriah seperti Perancis atau Turki? Atau kita tidak seperti Rusia yang telah membantu pemerintah Suriah menumpas para pemberontak teroris.


Kita diteror ISIS, karena sebagian besar dari kita adalah orang-orang moderat yang menjaga toleransi antar umat beragama dan oleh mereka kita divonis sebagai kafir. Atau singkatnya, karena pemahaman kita berlainan dengan pemahaman Wahabi/Salafi. Dan itu sudah cukup bagi mereka untuk memvonis kita kafir. Bagi mereka, konsekuensi seorang kafir adalah halal darah dan hartanya. Baca juga: Tujuan Kehadiran Wahabi, Memecah Persatuan Muslim


Itulah bahaya paham Wahabi/Salafi. Dalam kondisi normal kaum Wahabi/Salafi bagaikan sebuah gunung berapi yang belum aktif. Namun dalam kondisi tertentu, gunung berapi Wahabi/Salafi bisa menjadi aktif dan meletus memuntahkan lahar teror. Mereka bisa bermetamorfosis dengan cepat menjadi Wahabi/Salafi Ekstrim. Inilah kemunculan sang teroris!


Jadi, untuk menangkal terorisme berkedok Islam, pemerintah dan masyarakat harus bahu membahu untuk mencegah penyebaran paham Wahabi/Salafi. Bagi yang sudah terjangkit paham ini, perlu ada penyadaran dan pengkondisian agar mereka tidak berubah menjadi Wahabi/Salafi Ekstrim.

loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Wahabi, Buka Dulu Topengmu!
Wahabi, Buka Dulu Topengmu!
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/06/wahabi-buka-dulu-topengmu.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/06/wahabi-buka-dulu-topengmu.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy