Hakikat Wahabisme; Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya (bagian tiga)

Pemikiran dan kepercayaan menyimpang yang dianut oleh orang-orang Wahhabi membuat mereka memperlakukan umat Islam dengan perlakuan yang tida...

Pemikiran dan kepercayaan menyimpang yang dianut oleh orang-orang Wahhabi membuat mereka memperlakukan umat Islam dengan perlakuan yang tidak benar. Situs media pemberitaan al-Alam dalam sebuah laporannya membeberkan kejahatan orang-orang Wahhabi dalam berbagai bentuknya seperti 'penghalalan pembunuhan', 'pengiriman teroris ke berbagai penjuru dunia', 'aksi teror di berbagai negara', dan 'isu fitnah dan perang partisan'. Meski bagi semua orang, kejahatan kaum Wahhabi sudah bukan rahasia lagi rezim Arab Saudi tetap memelihara kelompok ini secara resmi.


Saat ini, Wahhabisme sudah bukan lagi madzhab anutan, tapi alat politik bagi pemerintah Saudi. Pemikiran menyimpang yang dibawa oleh faham ini ditambah kekuatan dan kekayaan berlimpah yang ada di tangan keluarga Saud, sementara ini dipandang sebagai alat penjamin kelanggengan kerajaan Saudi. Jika alat itu teringkirkan, maka keruntuhan kekuasaan keluarga Saud tak bisa dielakkan.


Semenanjung Jazirah Arab saat ini dikuasai oleh keluarga Saud dengan sistem pemerintahan monarkhi absolut. Kekuasaan hanya ada di tangan keluarga Saud. Jabatan pemerintahan juga tak keluar dari tangan orang-orang dari keluarga yang sama. Dengan cara itu, pemerintahan pusat bisa mengontrol semua instansi negara dan seluruh penjuru negeri. Di negara itu, tak ada peluang dan kesempatan bagi aktivitas politik oposisi. Ulama-ulama dan mufti Wahhabi mempunyai pengaruh yang sangat besar di Arab Saudi. Pemilihan Menteri Kehakiman, Menteri Urusan Haji, Agama dan Wakaf serta Sekjen Organisasi Dakwah Islam mesti dilakukan dengan meminta pendapat mereka.


Selain menguasai Mekah dan Madinah, orang-orang Wahhabi juga memegang kendali atas berbagai lembaga penting di Arab Saudi. Lewat lembaga-lembaga itulah mereka getol menyebarkan pemahaman Wahhabi. Diantara lembaga dan organisasi penting itu adalah Rabithah al-Alam al-Islami, Dewan Ulama atau Kibar al-Ulama, dan lembaga Amr bil Maruf wa Nahy ?anil Munkar. Lembaga Kibar al-Ulama terdiri atas 21 anggota yang kesemuanya menganut faham Wahhabi. Tak hanya menyebarkan ajaran Wahhabi, mereka juga memegang peran kunci dalam masalah politik di negara itu. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa kaum Wahhabi menguasai sumur-sumur minyak dan kekayaan besar yang ada di Arab Saudi. Dalam kondisi seperti itu, warga penganut mazhab lain seperti Ahlussunnah dan Syiah tidak memiliki tempat di sana.


Kekayaan besar yang dimililiki pemerintah Arab Saudi digunakan untuk menyebarkan faham ini. Rezim Saudi melarang aktivitas keagamaan kecuali yang dijalankan sesuai dengan ajaran Wahhabi. Mereka menuduh semua orang selain Wahhabi sebagai ahlul bidah dan sesat. Dengan berbekal pandangan ekstrim seperti ini, mereka memperlakukan para penganut mazhab lain dengan kasar dan tanpa perasaan. Umumnya warga yang menganut faham Ahlussunnah atau Syiah tak mendapat pekerjaan yang layak dengan kondisi kesejahteraan yang jauh dibanding warga penganut faham Wahhabi.


Kejumudan berpikir membuat kaum Wahhabi lebih mengedepankan kekerasan dan ekstrimisme dibanding toleransi. Padahal, al-Quran dan Sunnah mengajarkan kepada kita untuk bersikap toleran, ramah dan penuh kasih dengan masyarakat. Ayatullah al-Udzma Makarim Shirazi menceritakan kepergian pertamanya ke Arab Saudi dan mengatakan, "Pertama kali pergi ke tanah suci, saat memasuki kota Madinah saya terkejut menyaksikan sekelompok orang yang dikenal dengan nama ?petugas amar ma'ruf' yang kesemuanya berjanggut panjang. Mereka berdiri di sekitar makam Nabi Saw dengan cambuk di tangan. Cambuk itu mereka pukulkan ke siapa saja yang mendekati makam Nabi dan hendak menciumnya sambil mengatakan, ?syirik, makam ini tak lebih dari besi dan kayu."


Ayatullah  Makarim melanjutkan, orang-orang Wahhabi itu tidak menyadari bahwa apa yang dilakukan oleh umat Islam dengan mencium makam Nabi Saw adalah peluapan rasa cinta mereka kepada beliau, bukan mencium besi dan kayu. Orang-orang Wahhabi sendiri mencium jilid dan kulit luar al-Quran seperti juga mencium Hajar Aswad dan bertabaruk dengannya. Lantas bagaimana mereka menganggap perbuatan orang yang mencium makam Nabi sebagai perbuatan syirik sementara mencium Hajar Aswad bukan syirik. Bukankah ini kontradiksi? Sayangnya ulama Wahhabi hanya bisa bungkam tanpa pernah menjawab pertanyaan ini.


Hijaz adalah negeri tempat turunnya wahyu Ilahi kepada Nabi Muhammad Saw. Di sana terdapat Baitullah, Ka'bah, kiblat umat Islam, dan banyak situs Islam yang menjadi sarana pemersatu umat Islam. Sayangnya, pemerintahan Arab Saudi dan kaum Wahhabi yang menguasai negeri ini lebih mengedepankan perselisihan dan isu perpecahan di tengah kaum Muslimin. Hubungan terselubung antara rezim Saudi dan negara-negara imperialis Barat khususnya Amerika dan Inggris sudah menjadi rahasia umum. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa lahirnya aliran Wahhabi tak lepas kebijakan imperialisme Inggris. Suasana mencekik yang diciptakan rezim Wahhabi di Arab Saudi meredam setiap suara penentangan terhadap Wahhabisme yang mungkin muncul.


Masalah tauhid dan syirik yang dipaparkan oleh orang-orang Wahhabi praktis memasukkan seluruh umat Islam ke dalam kelompok musyrik dan bidah. Mereka melarang tawassul, tabarruk dan harapan akan syafaat. Musim haji dimanfaatkan oleh mereka untuk menyebarkan faham Wahhabi di tengah jamaah haji yang datang dari berbagai negara. Karena itu, rezim Wahhabi di Arab Saudi menugaskan orang-orangnya untuk mengajarkan faham menyimpang yang mereka anut kepada semua orang yang datang dari berbagai penjuru dunia. Buku-bukupun mereka cetak dan sebarkan dalam jumlah besar.


Wahhabi juga mendirikan sejumlah perguruan tinggi dengan maksud mencetak kader-kader muballigh untuk menyebarkan faham ini. Untuk mendukung program penyebaran Wahhabisme, mereka menggunakan media massa secara luas. Berbekal dana raksasa, mereka mendirikan banyak saluran televisi satelit untuk misi mereka. Salah satu saluran televisi terbesar yang mereka dirikan adalah televisi satelit al-Arabiya. Televisi berorientasi pemberitaan ini mengedepankan penyebaran faham Wahhabi ke seluruh dunia sekaligus menghujat siapa saja yang menentangnya. Republik Islam Iran adalah salah satu target dan sasaran televisi al-Arabiya dalam perang propaganda ini. Pasalnya, Iran adalah negara yang berdiri di barisan terdepan dalam membela muqawamah dan menentang imperialisme.


Pemerintah Arab Saudi juga mengucurkan dana besar-besaran ke seluruh penjuru dunia untuk menyerang mazhab-mazhab lain. Di Arab Saudi ada enam perpustakaan besar Wahhabi. Selain itu ada sekitar 117 penerbit dan percetakan di negara itu yang umumnya mencetak dan menerbitkan buku-buku dan majalah-majalah yang menyebarkan faham Wahhabi atau menghujat ajaran Ahlussunnah dan Syiah, tanpa argumentasi yang kuat dan logis. Para penerbit mendapat dukungan besar dan kucuran dana dari pemerintah Arab Saudi. Buku-buku itu disebarkan ke berbagai penjuru dunia dan dibagikan secara cuma-cuma. Bagi para ulama dan mufti Wahhabi, tak ada yang berhak menafsirkan dan menjelaskan ajaran Islam kecuali mereka. Pemerintah Saudi tidak memberi kebebasan kepada media untuk menerbitkan tulisan dan laporan yang tidak sesuai dengan kebijakan keluarga Saud. Semua berada di bawah pengawasan pemerintah.


Risalah Islam dan ajaran Nabawi  saat ini sedang berada dalam keterasingan di negeri tempat risalah ini diturunkan. Ajaran Ilahi dinistakan oleh orang-orang penganut faham Wahhabi yang menggeser persatuan, kasih sayang, kebebasan, dan kemuliaan  lalu menggantinya dengan perseteruan, kekerasan, keterpasungan, dan ketundukan kepada arogansi dunia. Hijaz yang dulu menjadi poros dunia Islam kini dikuasai oleh keluarga Saud dan kaum Wahhabi yang bersekutu dengan kaum durjana dunia, khususnya Amerika.

loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Hakikat Wahabisme; Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya (bagian tiga)
Hakikat Wahabisme; Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya (bagian tiga)
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/07/hakikat-wahabisme-sosok-ibnu-taimiyah_97.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/07/hakikat-wahabisme-sosok-ibnu-taimiyah_97.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy