Jihad Sosmed , Lawan Propaganda ISIS di Media Sosial Internet

Jihad Sosmed - Lawan Propaganda ISIS Lewat Internet. Oleh: Arman Dhani Jika anda menonton film dokumenter Jihad Selfie yang dibuat oleh Noor...



Jihad Sosmed - Lawan Propaganda ISIS Lewat Internet.

Oleh: Arman Dhani

Jika anda menonton film dokumenter Jihad Selfie yang dibuat oleh Noor Huda Ismail, anda akan tahu bagaimana perekrutan ISIS bekerja. 

Mereka mulai dari sosial media, masuk ke anak-anak muda, memberikan mereka pemahaman tentang citra ideal islam versi mereka, lantas ketika si anak muda tadi tertarik, mereka diminta berbaiat. Menjadi gerombolan ISIS.

Sementara ISIS dengan gencar bekerja merekrut, mencari, dan menyebarkan paham mereka di Internet, beberapa dari kita berdebat tentang apakah melawan ISIS di Internet itu efektif? Emangnya ‪#‎hastag‬ bisa ngubah keadaan? Perdebatan ini membuat banyak orang berhenti memerangi ISIS di media sosial.

Sementara ISIS, tak peduli akan debat itu, terus gencar mempropagandakan kebencian mereka setiap hari. Berdasarkan laporan dari Brookings Institute pada Desember 2014 ada 46.000 akun twitter yang berafiliasi dan mendukung ISIS. Tentu saja tidak semua akun itu hidup dan aktif, namun jika 10 persen saja aktif, bayangkan berapa banyak propaganda kebencian yang dilancarkan?

Mantan anggota keamanan nasional Amerika Serikat Hillary Mann Leverett pada Februari 2015 menyebut bahwa ISIS menggunakan setiap platform media sosial yang ada untuk melancarkan propaganda dan merekrut anggota baru. ISIS setiap harinya mengirimkan 90.000 pesan digital di akun media sosial mereka. Termasuk tweet, video di youtube, postingan di facebook, blog dan sejenisnya.

Sementara kita masih berdebat bahwa percuma melawan propaganda ini, ISIS setiap hari mendapatkan simpatisan dan anggota baru. Beberapa dari kita lebih suka melecehkan mereka yang berjuang melawan kebencian ISIS di internet, daripada ambil bagian dalam perang digital ini.

J.M. Berger, seorang peneliti di Brookings Institution, pada 2015 memberikan kesaksian di Amerika Serikat terkait penggunaan media sosial oleh ISIS. Penelitian ini didanai dan difasilitasi oleh Google. Berger bersama koleganya menggunakan sistem yang mengidentifikasi dan melacak siapa saja pendukung ISIS di media sosial.

Hasil penelitian Berger semakin membuka mata tentang agresivitas ISIS dalam penggunaan media sosial. Jika sebelumnya ISIS disebut melancarkan 90.000 pesan sehari. Berger menyebut angka paling ideal adalah 200.000 perhari. Angka itu termasuk berasal dari twitter, postingan video, dan blog. Kebanyakan dari mereka berasal dari Iraq dan Syiria.

Berger juga menyebut bahwa ISIS menggunakan hastag tertentu untuk mengidentifikasi pendukung mereka. Setelah itu mereka akan merekrut dan mengajak mereka untuk bergabung. Setidaknya pada 2014 ada 3.000 relawan ISIS berasal dari negara-negara dengan non mayoritas penduduk islam, seperti Eropa dan Amerika. Masih mikir hastag(#) ga ada gunanya?

John Little, pengamat keamanan dan teknologi di Blogs of War, menyebut ISIS menggunakan video, foto, dan kata-kata propagandis untuk menarik perhatian. Mereka menyasar anak-anak muda yang mencari jati diri untuk bergabung. Foto dan video tersebut juga digunakan untuk memulai konflik sektarian antara sunni - syiah, atau muslim - non muslim.

Menariknya kebanyakan dari relawan ini berakhir menjadi 'pengantin'. Sejauh ini rekruitmen jihadis banyak menjadi pelaku bom bunuh diri ketimbang para perekrutnya. Dengan iming-iming surga, mereka mengajak orang untuk meledakkan diri, sementara para perekrutnya tidak melakukan hal itu.

  1. Alaaaaah apaan, emangnya ada orang goblok yang mau gabung ama ISIS dari Sosmed? 
  2. WKWKWKWKWKWKW... MIKIRRR BLOK GOBLOOOK RAMASOOK


Insiden penyerangan teroris di Paris yang menewaskan 127 orang dan melukai 300 yang lain adalah produk dari media sosial dan internet. Para teroris ini merencanakan dan berkomunikasi via PSN Account di PS4. Cara ini tak pernah dipikirkan sebelumnya oleh penegak hukum, sehingga mereka kebobolan. Kini masih mikir bahwa percuma lawan ISIS di Internet??

Peter Bergen analis CNN menyebut bahwa 10 tahun lalu amat sulit membayangkan seorang jihadis di pakistan atau syiria akan berkorespondensi dengan remaja tanggung di  Philadelpia. Atau Seorang ekstrimis di Iraq menjadi sahabat pemuda galau di Paris Prancis. Internet membuat semuanya mudah dan riset terbaru menunjukkan bahwa rata-rata pasukan yang direkrut ISIS masih berusia 24 tahunan. Atau dengan kata lain milenials.
loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Jihad Sosmed , Lawan Propaganda ISIS di Media Sosial Internet
Jihad Sosmed , Lawan Propaganda ISIS di Media Sosial Internet
https://daruratwahabi.com/wp-content/uploads/2016/07/Propaganda-isis-1.jpg
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/07/jihad-sosmed-lawan-propaganda-isis-di_27.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/07/jihad-sosmed-lawan-propaganda-isis-di_27.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy