Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi

Sejarah Wahhabi ibarat papan gambar yang memperlihatkan kekerasan dan ekstrimisme. Sejak awal perjanjian yang dibuat antara Muhammad bin Abd...

Sejarah Wahhabi ibarat papan gambar yang memperlihatkan kekerasan dan ekstrimisme. Sejak awal perjanjian yang dibuat antara Muhammad bin Abdul Wahhab dan Muhammad bin Saud telah disepakati untuk memperluas ajaran Wahhabi lewat jalan kekerasan dan serbuan ke daerah-daerah dan kota-kota lain. Sejak saat itu, mereka mulai melakukan pembunuhan massal terhadap umat Islam di berbagai daerah. Sepeninggal keduanya, jejak yang sama diikuti oleh anak-anak dan keturunan mereka.


Abdul Aziz, putra Muhammad bin Saud adalah orang yang banyak berjasa membantu menyebaran ajaran Wahhabi lewat serbuannya ke berbagai kota dan ketakutan yang diciptakannya di banyak tempat. Bersama anaknya, Saud, Abdul Aziz menyerang kota-kota yang dianggap suci oleh umat Islam, menghancurkan makam-makam suci dan melakukan pembantaian. Setelah menghancurkan kota Karbala dan makam suci Imam Husein as, pasukan Wahhabi berusaha menyerang kota yang paling suci yaitu Mekah.


Banyak ulama yang meyakini, jika tidak ada kekejian dan kesadisan yang dilakukan Abdul Aziz dan putranya, Saud, baik kekuasaan keluarga Saud maupaun ajaran Wahhabi tidak akan pernah tersebar dan bertahan. Dengan berbekal fatwa yang mengkafirkan orang-orang non Wahhabi, baik Syiah maupun Sunni, dan menghalakan harta dan kehormatan mereka, pasukan Wahhabi pimpinan Abdul Aziz dan Saud menyerang berbagai kota. Sebelum ditemukannya minyak, Wahhabi mendanai pasukannya lewat harta jarahan yang didapatkan dalam serbuan-serbuan itu. Salah satu serbuan Wahhabi yang membuat mereka terkenal adalah serbuan ke Thaif , Mekah dan Madinah.


Setelah menyerang Karbala, pasukan Wahhabi pada tahun 1217 H (1802 M) menyerang kota Thaif di Hijaz. Serangan yang terjadi di zaman Abdul Aziz dan di bawah komando Saud bin Abdul Aziz itu adalah salah satu perang Wahhabi yang paling keji. Jamil Sidqi Zahawqi, penyair dan cendekiawan terkenal Irak mengenai serangan Wahhabi ke Thaif mengatakan, "Salah satu tindakan terkeji Wahhabi adalah pembantaian massal warga Thaif. Mereka tak mengenal belas kasihan terhadap siapa saja. Mereka bahkan tega memotong kepala bayi yang masih dalam dekapan ibunya. Sekelompok orang yang masih belajar al-Quran mereka bunuh. Ketika sudah tidak ada orang yang selamat di rumah-rumah warga, pasukan ini menyerang pertokoan, dan masjid. Mereka membunuh siapa saja yang mereka temukan, bahkan orang-orang yang sedang dalam keadaan ruku dan sujud. Kitab-kitab yang bernilai agung seperti kitab suci al-Quran dan buku-buku hadis seperti Sahih Bukhari dan Muslim (yang merupakan buku hadis paling diakui kesahihannya oleh Ahlussunnah) serta kitab-kitab hadis dan fikih lainnya dibuang ke tengah pasar dan diinjak-injak."


Setelah melakukan kejahatan di Thaif, kelompok Wahhabi menulis surat kepada ulama Mekah dan mengajak mereka untuk mengikuti ajaran Wahhabi.Fadhl Rasul Qadiri dalam kitab Saiful Jabbar menulis, "Ulama Mekah berkumpul di sekitar Kabah untuk membicarakan jawaban atas surat yang dikirim kelompok Wahhabi. Mendadak seorang warga Thaif yang menjadi korban kejahatan pasukan Wahhabi datang ke tengah perkumpulan itu dan menceritakan apa yang terjadi. Di kota Mekah tersebar berita akan rencana serangan pasukan Wahhabi ke kota itu dalam waktu dekat. Berita tersebu membuat warga dicekam rasa takut? Di lain pihak, para ulama dan mufti dari keempat mazhab Ahlussunnah dari Mekah dan kota-kota lainnya yang berkumpul di Mekah untuk melaksanakan ibadah haji sepakat menghukumi Wahhabi sebagai kelompok sesat yang keluar dari Islam. Para ulama itu juga memfatwakan wajib berjihad melawan Wahhabi. Para ulama mendesak penguasa Mekah yang segera mempersiapkan pasukan yang berperang melawan pasukan Wahhabi."


Meski para ulama sepakat melawan pasukan Wahhabi akan tetapi warga Mekah menolak keputusan itu. Di lain pihak, pasukan Saud bin Abdul Aziz telah mengirimkan surat ancaman ke Mekah dan menyeru para peziarah kota itu untuk meninggalkan Mekah dalam tiga hari. Dalam kondisi seperti itu, penguasa Mekah bersama sejumlah ulama mendatangi Saud dan meminta jaminan keselamatan bagi warga Mekah. Saud mengabulkan permintaan itu dan menulis surat yang berisi jaminan keselamatan bagi warga Mekah. Muharram tahun 1218 H (1803 M) Saud memasuki Mekah tanpa perang. Setelah berziarah ke Baitullah, dia mengumpulkan warga Mekah dan mengajak mereka kepada ajaran Wahhabi dan membaiatnya. Selanjutnya dia mengajak warga Mekah untuk bersama-sama pasukannya menghancurkan peninggalan sejarah yang di kota itu.


Setelah menguasai Mekah, pasukan Wahhabi menghancurkan jejak sejarah para pembesar dan tokoh Islam. Kubah yang menghiasi rumah kelahiran Nabi Saw, kubah tempat kelahiran Imam Ali, Siti Khadijah dan Abu Bakar mereka hancurkan. Semua jejak sejarah yang ada di sekitar Kabah dan sumur zamzam juga dihancurkan. Dalam aksi penghancuran itu, pasukan Wahhabi menabuh genderang dan menari-nari gembira. Dr Rifai dalam bukunya, "Nasihati li Ikhwanina al-Wahhabiyyah"atau nasehatku kepada saudara-saudara Wahhabiku, menulis demikian, "Kalian telah merelakan penghancuran rumah Ummul Mukminin Khadijah al-Kubra, wanita pertama yang dicintai Rasulullah Saw tanpa menunjukkan reaksi apapun. Padahal, rumah itu adalah tempat turunnya wahyu al-Quran? Mengapa kalian tidak takut kepad Allah dan tidak merasa malu kepada Rasulullah?"


Rifai menambahkan, "Kalian menghancurkan tempat kelahiran Rasulullah dan mengubahnya menjadi tempat perdagangan binatang. Berkat upaya orang-orang saleh tempat itu berhasil direbut dari tangan kalian dan diubah fungsi menjadi perpustakaan."


Salah satu tindakan menyakitkan yang dilakukan Wahhabi dan akan selalu dikenang dalam ingatan adalah pembakaran perpustakaan besar ?al-Maktabah al-Arabiyyah' yang menyimpan 60 ribu buku yang sangat berharga dan lebih dari 40 ribu buku naskah tulisan tangan termasuk peninggalan zaman jahiliyyah, peninggalan yahudi dan kaum kafir Qureisy. Di perpustakaan ini disimpan pula naskah tulisan tangan Imam Ali as, Abu Bakar, Umarbin Khatthab, Khalid bin Walid, Thariq bin Ziyad dan sejumlah sahabat Nabi lainnya. Benda-benda berharga lainnya di dalam perpustakaan itu adalah pedang Rasulullah serta berhala-berhala yang disembah di zaman awal munculnya Islam seperti Latta, Uzza, Manat, dan Hubal. Para sejarahwan memnulis, pasukan Wahhabi membakar dan membumihanguskan perpustakaan besar ini dengan alasan menyimpan simbol-simbol kekafiran.

loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi
Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/07/pembantaian-massal-di-thaif-oleh-wahabi.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/07/pembantaian-massal-di-thaif-oleh-wahabi.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy