Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar

Tadi pagi grup WA penulis ramai. Ramai, tapi jujur saya senang. Sebab, yang diberitakan adalah perihal penangkapan 8 aktor tersangka makar s...

Tadi pagi grup WA penulis ramai. Ramai, tapi jujur saya senang. Sebab, yang diberitakan adalah perihal penangkapan 8 aktor tersangka makar serta 2 pelaku UU ITE. Awalnya saya kurang percaya. Tapi namanya juga penulis Seword. Informasi selalu penting dan terseleksi.


Intinya, setelah tahu bahwa jam 5 tadi aktor-aktor makar itu ditangkap, saya paham banyak hal. Dengan ini, kejadian-kejadian membingungkan pra 212 terjawab sudah.


Pertama, Fadli Zon dan Fahri Hamzah tidak ikut demo. Mereka yang sebelumnya rela menari-nari sambil berpanas-panasan di atas mobil pick up, secara tiba-tiba menyatakan tidak untuk terlibat demo 212.


“Saya diundang ke Uzbekistan menghadiri pemilu pertama. Saya berangkat nanti malam,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (1/12).


Fadli Zon juga sama. Dia berangkat ke Kuba.


“Fadli semalam sudah berangkat sebagai pembicara di Panama, sekaligus kunjungan ke Kuba,” ujar Fahri.


Ini aneh. Fahri sebelumnya dengan semangat mengatakan bahwa Presiden pun bisa dijatuhkan. Bahkan dia berani menuduh Jokowi melindungi Ahok sampai-sampai harus dilaporkan oleh Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP). Seharusnya, Fahri ikut berjuang bersama Rizieq untuk meminta Ahok dipenjarakan. Fahri sepertinya kabur. Demikian juga Fadli Zon.


Dengan adanya pembahasan seru di WA tadi pagi, saya jadi tahu mengapa mereka kabur. Kemungkinan, mereka sudah tahu bahwa akan ada penangkapan berjamaah oleh Polri terhadap aktor-aktor makar. Fadli yang dulunya menyuruh Jokowi mengklarifikasi ulang informasi dari intel, kini pasrah dengan informasi pintu belakang itu.


Fadli tak bisa menampik lagi bahwa memang ada aktor-aktor makar. Makanya, selagi belum memijakkan kaki dalam lingkaran pemberontak itu, Fadli memilih untuk tidak ikut campur di aksi kali ini.


Kedua, Jokowi memilih mengunjungi proyek GBK di pagi hari. Menurut saya ini cerdas. Sepertnya Jokowi mau menunjukkan, seberapa pun besar massanya (info yang saya dengan, kali ini lebih besar), Presiden tidak harus menemui pendemo. Kalau toh nanti Monas rusuh, GNPF dan Polri sudah sepakat agar kepolisian mengambil tindakan. Jokowi di mana? Minum kopi di GBK.


Tak dinyana, Jokowi datang ke Monas dan ikut sholat bersama. Ini menarik. Ketika publik tidak berharap didatangi presiden, Jokowi malah muncul. Jokowi ikut sholat Jumat untuk mencairkan suasana. Ini menunjukkan betapa amannya Jakarta. Massa sebesar apapun dan aktor politik sehebat apapun dapat Jokowi kendalikan.


Ini berfungsi untuk mengurangi rasa takut publik terhadap demo yang kerap terjadi. Bahkan, elektabilitas Ahok menurun oleh sebab banyak masyarakat pikir dua kali untuk memilih Ahok. Kalau Ahok yang naik, Jakarta kacau dan tidak aman.


Saya sudah menuliskan fenomena double think (puas dengan program kerja Ahok, tapi tak mau pilih lagi) dalam artikel di bawah ini. Tapi hati-hati bacanya, belakangan saya sering dituduh pendukung Agus yang menyusup ke seword. Jangan emosi terlebih dahulu.


(Analisa) Mengapa Elektabilitas Ahok di bawah Agus?


Dengan ini, Jokowi membuktikan bahwa Jakarta aman-aman saja. Massa sebanyak itu tetap bisa dikendalikan. Jadi rakyat Jakarta tidak perlu takut memilih Ahok. Coblos saja. Haha..


Gantian Jokowi Tunjukkan Taktiknya


Sebenarnya, ini menimbulkan sesak napas buat Si Musuh Besar. Coba pikir. Jokowi dan kepolisian seharusnya bisa menangkap mereka beberapa hari sebelum ini. Intel mereka pasti bisa diandalkan. Tapi faktanya, mereka ditangkap bersamaan tepat sebelum pagi. Ratna dan Dhani, bahkan, ditangkap di hotel yang sama. Kesan yang kuat bahwa penangkapan ini ditunda sampai waktu yang tepat.


Dengan ditangkapnya mereka persis sebelum aksi dimulai, mau tidak mau, banyak orang akan anggap mereka bersiap ikut menumpangi ricuh yang akan direncanakan di hari ini. Kalau memang ada makar dan rencana menduduki kursi DPR, hari inilah tepatnya. Kaburnya Fadli dan Fahri yang seharusnya ada di atas truk juga sedikit banyak menggambarkan itu.


Dengan taktik Jokowi yang slow but sure, Jokowi menang tiga bidak dalam sekali punch.


Pertama, Kalau informasi itu, tadi pagi, sampai ke telinga Rizieq, saya yakin Rizieq tidak akan berani bicara macam-macam di megaphone. Dia sadar, hari ini dia sudah sendirian. Yang dua terkesan kabur, sisanya ditangkap.


Ini mirip kalau anda PDKT ke rumah cewek. Anda ajak 3-4 teman anda untuk ngobrol dengan orang tua dan adik-adik si cewek. Modus, supaya anda bisa ngobrol banyak dengan si dia. Tapi ketika sampai di depan pintu, anda disambut oleh orang tua si dia yang kumisnya tebal sekali, sambil bertanya, “Apa!!!?!? Kenapa tidak ketok pintu dulu!!?!!?” Seketika itu juga anda sadar bahwa yang lain tidak di sisi anda. Masuk pagar pun tidak.


Kedua, kalau memang ada rencana menduduki gedung DPR hari ini. Korlap sudah tidak punya komando. Mereka yang membawa massa dari berbagai ormas wilayah dan berbagai daerah hanya menunggu perintah. Sayangnya, para atasan sudah diciduk.


Ketiga, Si Musuh Besar, orang yang selama ini bergembira di balik ini semua, hari ini termenung melas. Dia langsung lemas setelah membaca berita. Akan lebih sakit hati lagi bila membaca Seword.


Si Musuh Besar rugi banyak. Logistik sudah banyak keluar. Tugas Rizieq sudah selesai, mengumpulkan masa. Rencana menduduki DPR pun batal. Hampir semua bidak-bidak diciduk, tinggal tunggu sisanya.


Ketika semua mata rakyat tertuju pada tayangan live. Masih duduk lemas, Si Musuh Besar melihat tayangan Jokowi lewat dengan rombongan baju putih yang mencolok dan menarik perhatian. Ketika di ‘sana’ pasrah menerima kegagalan, Jokowi muncul sebagai sebagai tokoh utama. Dialah bintangnya. Dia juga yang mendapat simpati masyarakat.


Sambil memegang payung birunya sendiri, Jokowi berkata dalam hati, “terima kasih ya sudah merencanakan ini semua. Anda membantu saya menunjukkan pada semua bahwa saya tidak takut bertemu rakyat. Setelah ini, tunggu saya skak mat.” Kemudian Jokowi melirik ke kamera sambil memberikan senyum yang tidak simetris.


Dengan ini saya angkat topi setinggi-tingginya dan saya ucapkan selamat.


Last but not least…


Apapun yang terjadi, apapun interpretasinya. Pemerintah kita, selama dijalankan dengan benar, haruslah kita hormati. Dengan motif apapun, makar adalah melanggar hukum.


Ingat! Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Tuhan; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Tuhan. Sebab itu barangsiapa melawan pemerintah, ia melawan ketetapan Tuhan dan siapa yang melakukannya, akan mendatangkan hukuman atas dirinya.


Sekali lagi, selamat untuk Jokowi!!!!


Abel Kristofel – Malang

loading...
loading...
loading...
Name

"Bunglonisme" Wahabi di Indonesia "Salafi" Merk Yang Diklaim Pedagang Asongan Wahabi [VIDEO] Dianggap sebagai Pentolan Provokator #DAES #Teroris Indonesia 10 WNI Awak Kapal disandera Abu Sayyaf Wahabi Salafi 1000 Militan Wahabi ISIS Tewas dan Sepertiga Mosul Dibebaskan Sejak Operasi Irak 15 Noktah Hitam Penganut Wahabi Salafi 3 Bakal Teroris Surabaya Berpaham Wahabi ISIS Ada 12 Yayasan Salafi–Wahabi Penebar Teror Ada Unsur Radikalisme Wahabi dalam Buku TK di Depok Afrika Agama Agama dan Aliran Agama Intoleransi Ahlusunnah Ahmad Dhani Dipecat dari Lesbumi NU Ajaran Wahabi Tidak Didukung Argumentasi Syariat dan Logika yang Kuat Aksi 212 Dalam Sorotan Media Asing Aksi Demo 4 November Digerakkan oleh Pentolan Wahabi Aksi Demo Berubah Menjadi Aksi Ibadah: Aparat Terlebih Dulu Menciduk Sejumlah Tokoh Diduga ProvokatorSehingga Aliran Sesat Wahabi dan Ulama Sunni Amerika Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar Analisis anti toleransi Aqidah Artis Ashabul Fitnah dan Kehancuran Sebuah Bangsa Bahaya Laten Wahabi Yang didanai Langsung Arab Saudi Bangladesh Belanda Belanda Melarang Penggunaan Burka ala Wahabi Taliban BENARKAH SALAFI WAHABI ADALAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH ? Berita Berkeliling Dunia Tanpa Kompas Kaum Wahabi Salafi Kebingungan Budha Cek Kosong Klaim Wahabi Saudi Sebagai Pemberantas Terorisme China dan Realitas Denny Siregar DIALOG ANTARA SYEIKH DR. RAMADHAN AL-BUTI DENGAN SYEIKH ALBANI Dialog Wahabi Membantah Allah Diduga 9 Provokator Kerusuhan Penjaringan adalah Anggota Wahabi ISIS Dina Y Sulaiman Doktrin amp; Ajaran Wahabi adalah Bibit Radikalisme Dugaan Bantuan Dana Ketua GNPF MUI ke Suriah Diselidiki Polisi Dunia Editorial embargo senjata bagi Arab Saudi Erdogan Gali Lubang Dia Sendiri Yang Akan Terperosok Eropa FATWA MUI Fatwa Ulama Wahabi Saudi tidak kredibel Fatwa Wahabi Filipina dan Malaysia Filipina Selatan Bakal Jadi 'Rumah Baru' Wahabi ISIS Fitna_Wahabi FPI Gus Mus Hakikat Wahabisme HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI MATI YANG AKAN SAMPAI HANYA DOA KEBURUKAN BAGI WAHABI SALAFI MATI YANG AKAN SAMPAI Hikmah Hindu History Hizbi Wahabi berbahaya hti Humor Politik Idealitas Indonesia Info Menarik Inggris Inspiratif Invasi Saudi ke Yaman Irak Iran Isis ISIS Klaim Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Afghanistan Isis telah mencuci otak ribuan anak-anak suku Ayzidi Ismail Amin Iwan yang Terkait Jaringan Wahabi Bom Thamrin Dihukum 2 Tahun Penjara Jerman Mewanti Ke Raja Wahabi Arab Saudi Jihad Nikah Jebakan Sesat Wahabisme Jonru Jurnalis AS Bongkar Kejahatan Saudi Wahabi di Kawasan Kajian Wahabi Kaum Wahabi = Salafi..??? Kedatangan Mufti al-Azhar merupakan hadiah terindah bagi Indonesia Kejumudan Akal Pondasi Maraknya Ideologi Takfiri Kekejaman ISIS Kekerasan dan Terorisme Produk Pemikiran Wahabi Saudi Kematian Mengintai dari Langit amp; Bawah Tanah di Yaman Kesalahan dan Kekalahan Strategis Wahabi Saudi di Yaman Kesehatan Ketakutan Gerindra Dengan Ditangkapnya Sejumlah Tokoh Terduga Makar Khilafah Khilafah; Fosil Kegagalan Romantisme Atasnama Demokrasi ala Islam Kitab Risalah Aswaja NU di rusak Wahabi Konspirasi Saudi-Israel Untuk Membantai Yaman Kristen Kuwait Kyai Said Aqil Tegaskan NU Tak Akan Diam Sikapi Islam Radikal Libanon Libya MABES POLRI AKAN TELUSURI ALIRAN DANA 100 MILIYAR UNTUK AKSI 411 Malaysia Maroko Melalui Al Hijr Ayat 9 Panglima TNI Ingatkan Umat Bahwa Allah Yang Menjaga Al Qur'an Melawan_Lupa Memecah Persatuan Muslim Mendukung Terorisme Mengapa ISIS Tidak Perangi Israel? Mengapa Israel Terbakar? Mengerikan Teroris Majalengka Berhalauan Wahabi Salafi Punya Laboratorium Bikin Bahan Peledak dengan Kekuatan 3 kali daya ledak bom Bali Menilik Berbagai Aspek Kehadiran ISIS di Irak dan Suriah Mereka yang dituduh menista Agama dinyatakan Bebas Mesir Mewaspadai dan Mengenal Penyimpangan Ustadz Farid Ahmad Okbah Mufti Saudi: Wahabisme Harus Disebarkan di Seluruh Dunia Muhammad bin Abdul Wahhab muhammadiyah Muhsin Labib MUI Nahdlatul Ulama Nasionalisme Nigeria Noam Chomsky: Terorisme Lahir dari Wahabisme NU NU Kecam Sikap Senator Australia Terkait Imigran Muslim NU Minta Pemerintah Lindungi Kebebasan Beragama Opini amp; Perspektif Opini/Perspektif Palestina Palestina Kibarkan Bendera Setengah Tiang Untuk Menghormati Fidel Castro Pandangan Sunni Kontemporer tentang Wahabi Salafi Panglima TNI Pertanyakan Aksi Damai 2 Desember Panglima TNI: Jika Kalian Makar Maka Kami Siap Jihad Bela NKRI PBNU Minta Pemerintah Bubarkan Ormas yang Bertentangan dengan 4 Pilar Negara PBNU Minta Pemerintah Tegas Kepada Myanmar Perihal Rohingya Pedagang Asongan Agama Pejabat Publik Pembaharu? Pemurni? Ataukah Duri? Pembantaian Massal di Thaif oleh Wahabi Pemerintah Tengah Melakukan Pendataan Terkait Ormas Pengakuan Ulama Salafi atas Kekerasan Seksual di kalangan Pelajar di Saudi Penggunaan Medsos yang Bijak Harus Disertai Edukasi Pemerintah Penghayat Kepercayaan Perampokan dan Penaklukan Mekah dan Madinah oleh Wahabi Perancis Peringatan Asyura Politik Presiden Ajak Muslimat NU Jaga Keragaman Bangsa Presiden Filipina: Wahabi ISIS Ingin Bangun Kekhalifahan di Indonesia PROFESIONAL KACUNG Radikalisasi Kampus Radikalisme Refleksi Renungan Resensi Buku Ridwan Kholidi Rusia salafi Saleh Lapadi Sangsi Arab Saudi Santoso Dikabarkan Mati Sarapan Wahabi Sarapan Wahabi: Pemuda yang aktif main di Internet Saudi Sejarah Sosok Ibnu Taimiyah dan pemikirannya Spesial dari Nabi Agung Untuk Wahabi Salafi Sulaiman Djaya Sumanto Al Qurtuby Surat Protes Suriah Syaikh al-Azhar berkunjung syiah Syiah Sesat Tauhid Rasa Wahabi Teologi penebar Intoleransi terorisme Terorisme Belgia Testimoni Tiada Kompromi Bagi Teroris Tokoh Tokoh Aswaja Tony Cartalucci Tujuan Kehadiran Wahabi Turki ULAMA SENIOR WAHABI BOLEHKAN MAULID DAN TIDAK BID'AH. Umar Patek Uni Eropa USA Ust Abu Janda Al-Boliwudi Ustadz Wahabi ditolak Warga Dayak Video Video Darurat Wahabi wahabi Wahabi adalah rayap bagi NKRI yang berbhinnekaan Wahabi Buka Dulu Topengmu Wahabi ISIS dan Perbudakan Perempuan Wahabi mengira Qur'an ajarkan perang amp; kekerasan Wahabi Najd Firqah Neo Khawarij Akhir Zaman Yang Terpecah Belah Wahabi Ngaku Salafi Wahabi Salafi adalah buah cinta perselingkuhan Saudi dan Israel Wahabi Salafi Santoso Mati wahabisme Wahabisme di Indonesia walikota bogor dihukum Yaman Yayasan Satu Keadilan Zain oul Mottaqin Ahmed
false
ltr
item
manhajsalafi.com: Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar
Analisa Menarik Tentang Ditangkapnya Beberapa Tokoh Pergerakan Politik Terduga Makar
manhajsalafi.com
https://www.manhajsalafi.com/2016/12/analisa-menarik-tentang-ditangkapnya.html
https://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/
http://www.manhajsalafi.com/2016/12/analisa-menarik-tentang-ditangkapnya.html
true
554198534603770736
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy